SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dua buah gedung bagian depan yang berada di kanan dan kiri Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) direncanakan akan dibongkar, salah satu di antaranya akan dibangun sebuah rumah betang. 

"Ke depan akan dibongkar dua buah bangunan tersebut, dan untuk yang berada di sebelah kanan akan diganti jadi rumah betang," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Jumat (13/4/2018). 

Supian Hadi yang juga Ketua PMI Kotim menambahkan, nanti rumah betang tersebut akan dibangun dengan tiang yang tinggi. Sehingga bagian bawahnya bisa digunakan untuk lahan parkir.

Sementara, untuk bangunan di bagian kiri juga akan dirobohkan. Namun bukan untuk dibangun kembali, melainkan dijadikan taman atau ruang terbuka. Sehingga lebih luas dan nyaman bagi pengunjung yang datang ke PMI baik untuk donor darah ataupun kepentingan lainnya. 

"Pembangunan tersebut dilakukan untuk membuat pasilitas di PMI semakin bagus. Karena bangunan yang ada saat ini sudah mulai usang," kata Supian.

--page

Pembangunan tersebut rencananya akan dilakukan pada 2019. Dengan harapan untuk rumah betangnya juga menjadi tempat wisata. Karena akan dibikin desain khas Dayak. 

Selain itu, rumah betang tersebut juga nantinya bisa digunakan untuk ruang rapat bagi yang membutuhkan. Sehingga pemanfaatannya lebih baik lagi. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)