BORNEONEWS, Muara Teweh - Kesulitan air bersih dialami warga Desa Sei Rahayu II, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara. Jaringan SPAM yang diresmikan pemkab tidak berfungsi dengan baik.
Terkait itu, Anggota DPRD Barito Utara, Helma Nuari Fernando, menyampaikan aspirasi warga yang meminta dibuatkan sumur bor.
"Kita dari DPRD hanya bisa menampung aspirasi tersebut. Selanjutnya diteruskan kepada pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggarannya," kata Helma Nuari, Minggu (15/4/2018)
Selain sumur gali, warga juga minta perbaikan jalan dari km 52 dan pelebaran dua buah jembatan, jalan rigit 600 meter dan pembuatan gorong-gorong di simpang empat arah km 38.
Masyarakat di sana juga meminta penambahkan tenaga pengajar di SD km 52, serta meminta rehab rumah dinas guru yang belum selesai di Desa Pendreh.
--page
Kemudian warga Desa Pendreh, mengusulkan pengadaan ambulans serta pembangunan Balai Basarah.
"Di Dusun Pararawen minta perbaikan jalan dan jembatan menuju Desa Lemo. Anak-anak dari Dusun Pararawen selalu kesulitan saat berangkat ke sekolah, dan terpaksa menggunakan kelotok ke Desa Lemo," kata Helma.
Selanjutnya, Desa Datai Nirui mengusulkan perbaikan empat buah jembatan serta pengaktifan poskamling. (RAMADHANI/B-11)








