SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli meminta Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Kotim agar aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait penggunaan internet dan media sosial dengan baik.

Jhon melihat aktivitas di media sosial belakangan ini semakin frontal. Tidak lagi mencerminkan bermedia sosial yang baik dan cerdas, serta bijak.

"Pengguna medsos, banyak menyerang individu dan tidak lagi mencerminkan budaya sopan dan santun," kata Jhon, Minggu (15/4/2018).

Jhon menyebutkan hal demikian jadi ancaman bagi keberlangsungan berbangsa dan bernegara.  Kondisi demikian tidak bisa dibiarkan.

"Aktivitas di medsos seperti ini berdampak buruk kepada kehidupan sosial masyarakat. Perlu ada edukasi dari instansi terkait," imbuh Jhon.

--page

Jhon menambahkan, pemerintah juga harus bergerak memberikan edukasi yang baik dalam bermedia sosial, agar menggunakannya sesuai dengan peruntukannya bukan menjatuhkan, mencela hingga menyerang individu atau kelompok.

Dia menyebutkan, medsos bagaikan pedang bermata dua, di satu sisi punya dampak positif dan sisi lainnya efek negatif. Namun, jika digunakan dengan baik, maka dampak negatif itu bisa diminimalisir.

Apalagi tahun ini dan tahun depan adalah tahun politik, bahkan ia memprediksi isu hoax di medsos akan meningkat.  Sehingga tidak mungkin seluruhnya bisa diserahkan kepada aparat penegak hukum semata, melainkan tanggungjawab bersama. (NACO/B-11)