BORNEONEWS, Tamiang Layang - Tewasnya karyawan PT GAL yang merupakan warga Desa Jaweten secara mengejutkan sehingga membuat warga sekitar geger dan membuat bertanya tanya penyebab kematiannya.
Kapolres Barito Timur AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Andhika Rama menjelaskan Kematian Reto (42) yang ditemukan sudah membusuk, tidak ada unsur kekerasan.
"Hasil identifikasi anggota tidak ada usur kekerasan," tegas Andhika ketika ada di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (16/4/2018).
Diketahui, meninggalnya korban murni akibat overdosis obat dan minum minuman keras oplosan, sehingga meninggalnya tidak diketahui oleh masyarakat.
"Untuk dilakukan otopsi lebih lanjut dibawa ke RSUD Tamiang Layang pihak keluarga menolak, sehingga kita tidak dapat memaksa," ucapnya.
Pihaknya tetap melakukan pemeriksaan dan memeriksa beberpa saksi dari warha yang menemukan pertama dan keluarga terdekat akan dimintai keterangan. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-6)








