TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seorang duda anak satu, warga Desa Jaweten, Kabupaten Barito Timur, yang ditemukan tewas diduga akibat overdosis obat serta minum minuman keras (Miras) oplosan.

Reto Bin Lusin (42) yang bekerja sebagai karyawan PT GAL tersebut diperkirakan sudah tewas sejak dunia 3 hari lalu, ketika pertama kali ditemukan.

"Dari hasil pemeriksaan dengan terlihat kulit yang melepuh dan bau yang tidak sedap, meninggalnya sudah lama sekitar 3-4 hari," ucap dr Desi yang usai melakukan autopsi di tempat kejadian perkara (TKP) , Selasa (16/4/2018) pagi.

Pihaknya hanya melakukan pemeriksaan awal yang diketahui pembuluh darah korban pecah di sekitar tubuh korban ditemukan obat obatan.

"Untuk kekerasan tidak ditemmukan saat ini, kita akan memeriksa lebih lanjut dan nanti akan dilaporkan ke Polres Bartim yang menangani kasus ini," tukasnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-6)