PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang berlangsung 9-16 April 2018, dinilai berjalan lancar. 

Penilaian itu didasari hasil pantauan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kobar ke sejumlah sekolah menengah pertama (SMP).

"Untuk soalnya dibuat di kabupaten, dengan perhitungan 25% dari pusat dan 75% dari kabupaten. Soal dibuat berdasarkan hasil Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Untuk penggandaannya berasal dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS)," kata Kabid Pembinaan SMP pada Disdikbud Kobar Sunari, Selasa (17/4/2018).

Mengenai biaya penggandaan soal, menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) setiap satuan pendidikan sesuai dengan jumlah peserta USBN.

"Sekolah juga mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten untuk biaya yang lain. Seperti biaya operasional USBN, honor pengawas, honor pemeriksa, honor penulisan ijazah dan daftar nilai, pengadaan bahan untuk ujian praktik, serta honor penguji ujian praktik," ucapnya. (SARJITO/B-3)