BORNEONEWS, Palangka Raya - Kondisi bangunan rumah kakek berusia 90 tahun, Muhammad Slamet Hadi, yang terbakar pada Selasa (17/4/2018) dini hari rata dengan tanah.
Pantauan borneonews.co.id, bangunan tersebut runtuh pascasdilalap api sekitar pukul 02.30 WIB. Slamet juga tewas dilumat api. Tubuhnya gosong dengan perkiraan 100 persen terbakar.
Rumah tersebut berada di antara kompleks pemakaman belakang sebuah masjid yang hanya terhelat tembok. Korban sendiri tinggal di tempat itu bersama cucunya. Hanya saja pada saat kejadian, cucunya tidur di tempat saudara.
Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Harman Subarkah mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi, keseharian korban sebatas penjaga kebun di lingkungan rumah.
Hanya tempat tinggalnya saja yang berada di antara kompleks pemakaman. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia mendapat uluran tangan dari orang lain.
--page
Mengenai penyebab kejadian, pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Diduga karena lampu teplok karena disitu tidak ada listriknya. Namun kita masih selidiki dimana lampu teplok tersebut ditempatkan," kata Harman. (BUDI YULIANTO/B-5)








