BORNEONEWS, Sampit - Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) resmi membuka seleksi terbuka terhadap 6 jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) sejak hari ini Selasa (17/4/2018) hingga (15/5/2018) mendatang.
"Sejak hari kami membuka seleksi enam jabatan pimpinan SOPD yang ada di Kotim ini, sehingga bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hendak mengikuti lelang bisa langsung memasukkan berkas mereka sejak hari ini juga," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim Alang Arianto, Selasa (17/4/2018).
Adapun 6 jabatan pimpinan pratama yang diseleksi terbuka, yakni:
1. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kotim,
2. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman,
3. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,
--page
4. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),
5. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan
6. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KP).
"Seleksi ada enam jabatan tersebut, dan beberapa masih kami lakukan evaluasi kinerjanya. Dan tidak menutup kemungkinan setelah tahapan seleksi ini selesai akan ada lelang jabatan lagi," kata Alang.
Seleksi terbuka dilakukan dalam rangka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kotim. Hal itu sesuai dengan undang-undang No 5 Tahun Tahun 2014 tentang ASN, peraturan pemerintah No 21 Tahun 2017 tentang manajemen PNS, dan Peraturan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 13 Tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tertinggi secara terbuka dilingkungan instansi pemerintahan.
Sehingga dengan adanya hal tersebut, pihaknya mengundang kepada para PNS dilingkungan pemerintahan kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mendaftarkan diri mengikuti seleksi terbuka tersebut. Sesuai dengan persyaratan yang berlaku yakni serendah-rendahnya eselon IV/a.
"Ini terbuka untuk umum, jadi siapa saja boleh mengikuti seleksi asal sesuai dengan persyaratan. Entah itu ASn yang sudah menjabat pimpinan tinggi pratama ataupun bukan," terang Alang.
--page
Dengan adsnya hal itu, dirinya berharap agar banyak ASN yang ikut lelang tersebut. Apalagi penerimaan berkas dilakukan cukup lama yakni mencapai satu bulan lebih. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








