SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Roy Lumban Gaol berharap pengungkapan praktik tindak pidana korupsi di balik sengketa pertanahan di Kotim bisa dijadikan pelajaran. 

"Baik itu pelajaran bagi kelurahan, desa, kecamatan serta BPN Kotim. Jangan main-main lagi dengan masalah tanah ini," kata Roy, Selasa (17/4/2018).

Roy mendukung masalah pertanahan yang ditelisik untuk memberikan pelajaran pada pihak yang selama ini jadi oknum pemain tanah di balik sengketa. 

"Kami juga berharap ini jadi pelajaran bagi semuanya termasuk juga masyarakat yang suka mengklaim tanah,” tegas politisi PAN tersebut.

Roy juga mengatakan bahwa masalah sengketa lahan di Kotim itu menjadi momok yang selalu menghantui masyarakat. Tanah yang berada di posisi strategis selalu tumpang tindih. Disinyalir, karena harga yang tinggi membuat spesialis mafia tanah mengklaim lahan itu.

--page

Ada gebrakan dari pihak Kejari Kotim terkait ranah pemalsuan yang dilakukan pejabat secara terus menerus. Diharapkan, siapa saja harus waspada dan hati-hati adalah dalam pembuatan surat menyurat tanah. (NACO/B-11)