BORNEONEWS, Sampit - Plt Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rodi Kamislam mengungkapkan, masih ada beberapa lokasi yang diduga menjalanan praktik prostitusi.
Hal itu berkaitan dugaan Pekerja Seks Komersial (PSK) di eks lokalisasi Jalan Jenderal Sudirman Km 12 yang ditutup pada akhir tahun 2017 lalu, masih bertebaran di Sampit.
"Dari pemantauan dan pemeriksaan kami, tempat prostitusi tersebut masih ada di Jalan Jenderal Sudirman mm 13, dan Jalan M Hatta, Lingkar Selatan. Kemungkinan besar, pelaku praktik prostitusi tersebut mantan penghuni lokalisasi km 12," kata Rodi, Selasa (17/4/2018).
Dugaan tersebut semakin dikuatkan dengan bertambahnya beberapa warung remang-remang di Jalan Jenderal Sudirman km 13. Disinyalir, itu jadi lokasi pria hidung belang untuk melepas syahwat.
"Akan terus kami pantau. Kalau terbukti, akan kami tertibkan juga nantinya," kata Rodi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








