NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Konsumsi di pemondokan kafilah asal Lamandau pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kabupaten Pulang Pisau, sudah terpenuhi.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Lamandau Andi Arsyad mengatakan, akomodasi maupun konsumsi kafilah Lamandau berjalan lancar. Terlebih, makanan yang disajikan. Bahkan makanan tidak mengalami gangguan dan tidak mengecewakan.

"Kami tetap disediakan makanan dan minuman oleh panitia untuk para kafilah tiga kali sehari, mulai dari pagi, siang, malam dan snack. Menu yang disajikan oleh pihak panitia selalu bervariasi. Pokoknya, untuk urusan konsumsi sangat bagus,” tambahnya, Selasa (17/4/2018).

Menurut Andi, dengan didukungnya pelayanan konsumsi ini, peserta MTQ dapat fokus dalam melakukan latihan sebelum mengikuti lomba. Bahkan makanan ringan yang disajikan panitia tidak pernah putus.

Sayangnya, lokasi pemondokan kurang strategis karena bertepatan dengan aktivitas masyarakat di pasar. Bahkan, tiap kali menimbulkan bau tidak sedap.

Sementara itu, Ketua Kontingen Kafilah asal Lamandau Hamim, mengatakan, ada banyak hal yang diurus panitia. Ada sekitar tujuh cabang yang dilombakan seperti tilawah dewasa, remaja, tartil, tilawah anak-anak, tahfidz, tafsir Quran, khattil Quran, dan fahmil Quran pada tempat berbeda.

--page

Selain itu, adapula panitia mengurusi keamanan, arena perlombaan, perlengkapan dan kebersihan, akomodasi dan transportasi dan kesehatan.

Berbagai kegiatan tersebut belum menyangkut kesenian pameran bazar, sarana dan prasarana, dokumentasi, dan publikasi. Terlebih dalam penyiapan konsumsi yang dinilai cukup riskan jika dibandingkan dengan seksi-seksi lainnya. (HERIYADI/B-2)