BORNEONEWS, Tamiang Layang - Tewasnya Karyawan PT Global Astra Lestari (GAL) yang ditemukan sudah dalam keadaan membusuk, penyebabnya selain menegak minuman keras (miras) oplosan juga meneguk lima butir obat sakit kepala jenis Bodrek.
"Obat sakit kepala itu baru dibeli, dari 10 biji yang tersisa hanya lima butir, kemasannya masih terlihat baru," ucap Kapolres Barito Timur AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Andhika Rama, Rabu ( 18/4/2018) siang.
Pihaknya telah menerima hasil pemeriksaan dokter RSUD Tamiang Layang yang melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban, namun murni akibat berlebihan meneguk obat sakit kepala sehingga pembuluh darah pecah.
"Pihak keluarga korban meminta dan menolak untuk tidak dilaksanakan autopsi jenazah di RSUd Tamiang Layang dan membawa jenajah korban serta menerima kondisi kematian korban," jelasnya.
Korban yang bernama Reto Lison (43) warga Desa Jaweten RT 04, Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur tersebut diketahui meninggal setalah tiga hari, ditemukan oleh warga pada Selasa (17/4/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.
--page
Korban ditemukan dalam keadaan terlentang di atas kasur serta tubuh terlihat kulit melepuh seperti membusuk serta mengeluarkan bau tak sedap. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-6)








