BORNEONEWS, Muara Teweh - Tahun ini alokasi anggaran untuk pemberian beasiswa kuliah bagi siswa dan siswi berprestasi dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) ternyata sangat minim. Hanya diberikan kepada dua mahasiswa.
Dengan minimnya anggaran beasiswa kuliah ini, artinya bagi siswa dan siswi berprestasi yang ingin mendapatkan beasiswa tersebut, benar-benar harus bersaing ketat dengan siswa siswi lainnya dari beberapa sekolah tingkat SMA/sederajat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Acep Tion mengatakan, pihaknya dari DPRD sudah berupaya mengajukan anggaran untuk pemberian beasiswa-beasiswa kuliah kepada siswa dan siswi berprestasi.
Menurut Waket, anggaran pemberian beasiswa ini berada pada dinas pendidikan.
“Kita sudah ajukan pertimbangan untuk pemberian beasiswa kuliah bagi siswa dan siswi yang berprestasi, namun untuk alokasi anggarannya berapa dan peruntukan bagaimana, itu ada pada Dinas terkait,” kata Acep Tion, Rabu (18/4/2018).
--page
Dikatakannya, untuk saat ini Pemkab Barito Utara memang sedang mengacu pada intruksi presiden yakni peningkatan infrastruktur, peningkatan pertanian dan perkebunan serta lainnya. Sehingga untuk anggaran APBD Pemkab Barito Utara banyak digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan tersebut.(RAMADHANI/B-6)








