PALANGKA RAYA –

BORBEONEWS, Palangka Raya- Penyakit stunting (kerdil atau tubuh pendek) disebabkan kurangnya asupan gizi. Namun, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, mengatakan bahwa tidak akan ada penyakit stunting jika ekonomi masyarakat kuat.

Gubernur menilai, bila ekonomi masyarakat kuat tidak akan ada kasus kekurangan gizi sehingga penyakit stunting bisa dihindari.

"Ekonomilah sebenarnya permasalahan utamanya. Karena kalau ekonomi masyarakat kuat, mau beli sayur atau lauk-pauk, masyarakat bisa. Sehingga yang namanya stunting atau penyakit kurang gizi lainnya tidak akan ada," ujar Gubernur Sugianto, Rabu (18/4/2018).

Untuk itu, melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalteng, Gubernur berharap akan lahir program penguatan ekonomi masyarakat.

"Tidak hanya TP PKK, tapi saya berharap kepada pemerintah kabupaten/kota bisa menyejahterakan masyarakat. Atau pelaku perusahaan di Kalteng harus memberikan timbal balik terhadap penguatan ekonomi masyarakat," sebut dia.

--page

Pada 2017 lalu, angka stunting di Kalteng tercatat mencapai 39% dari jumlah penduduk. (GAZALI/B-3)