BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringim Timur, Jhon Krisli sepakat jika angkutan truk dan maupun CPO dialihkan. Untuk itu, perlu dibangun jalan khusus angkutan dari daerah Sudirman ke Lenggana hingga Pelabuhan Bagendang.
Menurut Jhon jika ingin membuat jalan itu, pemerintah hanya menyiapkan badan jalan sekitar 38 kilometer saja. Paling tidak menurutnya dalam kurun dua tahun ke depan, pembangunan jalan itu sudah dimulai.
"Jika badan jalan sudah selesai maka bisa saja untuk peningkatan jalan dibiayai APBD Provinsi bahkan APBN. Dengan syarat, diserahkan sebagai jalan negara," kata Jhon, Rabu (18/4/2018).
Untuk tahun ini, kata Jhon jalan lingkar selatan akan dibenahi secara total dan dibiayai dari APBD Provinsi Kalteng. Sedangkan untuk lingkar utara didorong statusnya untuk menjadi jalan negara, agar dibiayai pemerintah pusat.
Menurutnya rencana pembangunan jalan baru itu, merupakan upaya untuk menghadapi perkembangan Kotim dalam jangka panjang. Maka dari itu pembangunannya mesti dirancang. Jangan sampai 20 - 25 tahun ke depan, daerah ini masih berkutat pada infrastruktur jalan.
--page
Selain itu, menurut Jhon, program pembangunan tentunya jangan sampai tidak bersinergi dengan kebijakan pembangunan pemerintah pusat. Meski daerah pada dasarnya memiliki kewenangan tersendiri, untuk mengatur rumah tangganya.(NACO/B-11)








