BORNEONEWS, Tamiang Layang - Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Barito Timur, Kalimantan Tengah akan menggelar Operasi Patuh 2018. Operasi ini akan difokuskan pada pelanggaran lalu lintas yang kasat mata dan disesuaikan karateristik kerawanan daerah dengan mengedepankan kegiatan yang preemtif dan preventif.
Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasat Lantas Ipti Sugeng menyampaikan, operasi itu bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat serta demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (Kamseltibcar) berlalu lintas.
"Satlantas Bartim sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik melaksanakan atau menggelar operasi dengan sandi Keselamatan Jaya 2018 yang sebelumnya menggunakan sandi Simpatik Jaya," katanya, Kamis (19/4/2018) siang.
Lanjut Diaz, operasi Patuh ini akan digelar selama sembilan hari dari 26 April sampai 9 Mei 2018. Operasi Patuh ini fokus untuk menertibkan pelanggaran lalu lintas yang kerap dilanggar pengemudi khususnya roda dua. Di antaranya melawan arus, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat mengemudi, pengendara belum cukup umur hingga berboncengan lebih dari satu.
"Sasaran meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata," bebernya.
--page
Berkaitan dengan lokasi razia, akan digelar di daerah yang rawan laka, tempat pasar tumpah, terutama yang menjadi tanggungjawab fungsi lalu lintas. Kegiatan razia juga akan menggandeng instansi terkait. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)








