BORNEONEWS, Palangka Raya - Baluh adalah sebutan untuk menyebut sayur Labu dalam bahasa Dayak Ngaju.
Baluh Bahenda atau Labu kuning memang cukup digemari oleh masyarakat Dayak Ngaju, bahkan banyak yang bersedia menanamnya sendiri di halaman rumah.
Bukan hanya karena menyukai sayur labu, tapi lebih karena agar gampang jika ingin memetik pucuk daun labu kuning atau Pucuk Baluh Bahenda.
Di pasar sendiri, pucuk daun labu biasanya cukup mahal. Berkisar antara Rp2.000 hingga Rp3.000 per ikat.
Harga ini cukup mahal karena masyarakat Dayak sering menyebut sayur ini "Pananjaru" atau pembohong.
Artinya, saat dimasak sayur ini akan layu dan menyusut sehingga yang dihasilkan dari memasaknya tidak akan sebanyak saat membesihkannya.
Karenanya, pecinta pucuk baluh bahenda biasanya lebih memilih menanam, daripada membelinya di pasar.
Membersihkan pucuk baluh bahenda juga tidak bisa disebut gampang. Seluruh permukaan daun labu sampai ke batangnya, yang biasanya juga dimasak, ditutupi oleh duri-duri halus yang tajam.
Tidak terlalu menyakitkan memang jika tertusuk, tetapi cukup mengganggu. Oleh karen itu biasanya untuk membersihkan daun labu, perlu pisau untuk mengupas lapisan berduri itu.
Tidak begitu tebal, tapi seluruh permukaan daun dan batang harus dibersihkan sehingga cukup memakan waktu.
Meski demikian, diluar semua kerepotan yang harus dihadapi untuk menikmati pucuk baluh bahenda ini, selalu ada pecinta untuk sayur yang satu ini.
Jika Anda salah satu pecintanya atau mau mencoba memasaknya, berikut borneonews.co.id tampilkan resepnya.
Bahan:
- 1 ikat pucuk daun labu kuning jika beli di pasar, atau secukupnya jika memiliki kebun sendiri
- 1 genggam udang kering atau orang Dayak biasa menyebutnya Undang Papai
- 6 buah cabai rawit
- 1 buah cabai besar, iris serong
- 2 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 buah kemiri
- merica
- garam
- penyedap jika suka
Cara memasak:
Haluskan terlebih dahulu bawang merah, bawang putih, cabai rawit, kemiri dan garam menggunakan cobek. Cara ini akan membuat tumisan lebih enak dibandingkan bawang yang hanya diiris.
Tumis bumbu yang telah dihaluskan dan masukkan cabai merah besar. Tumis sampai wangi kemudian masukkan sedikit air. Jika sudah mendidih, masukkan udang kering dilanjutkan dengan pucuk labu.
Oseng-oseng sampai pucuk labu layu. Masukkan garam, merica dan penyedap lalu tes rasa. Selamat mencoba. (TESTI PRISCILLA/B-6)








