BORNEONEWS, Buntok – Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke–46 dan Hari Kartini ke-139 merupakan simbol kebangkitan peran wanita.
Demikian diungkapkan Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri pada kegiatan memperingati HUT PKK dan Kartini, Kamis (19/2018).
Bupati menegaskan peringatakan hari kesatuan gerak PKK dan Hari Kartini ini harus dimaknai untuk memperkuat dan memperluas pemberdayaan perempuan.
Selain itu untuk memperkuat advokasi dan aksi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan formal dan peningkatan kualitas hidup perempuan.
“Terlebih lagi untuk mendorong kesadaran laki-laki ikut terlibat mewujudkan kesetaraan gender,” katanya.
--page
Selain itu, memperkuat penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan pergaulan bebas remaja serta komitmen mewujudkan kesejateraan keluarga melalui akslerasi pelaksanaan 10 program PKK.
Dia pun mengingkatkan untuk lebih melibatkan peran aktif perempuan serta memberikan seluas-luasnya kesempatan untuk berkarya sesuai dengan kodratnya.
Untuk itu dia juga mengimbau kepada kaum perempuan untuk lebih banyak berbuat dengan bekerja keras demi kemajuan pembangunan di bumi berjuluk Dahani dahanai Tuntung Tulus ini.
Serta tunjukanlah jati diri kaum perempuan di barsel yang mampu bersaing sebagai sumber aspirasi dan sebagai motivasi dalam pembangunan.
“Berdasarkan data jumlah PNS di Barsel sebanyak 3.902 orang dari jumlah tersebut sebanyak 1.949 orang yakni kaum perempuan,” bebernya.
Dengan rincian angka terbanyak dari pemberdayaan perempuan terdapat pada pendidikan dan kesehatan. Dari 1.700 jumlah guru sebanyak 1.062 kaum perempuan.
Sedangkan tenaga kesehatan dari jumlah total 619 orang, sebanyak 431 kaumperempuan. (URIUTU DJAPER/B-6)








