BORNEONEWS, Nanga Bulik - Brilian Gabriel sempat merasa kesulitan ketika mengikuti Seleksi dan Pemilihan Siswa Teladan dan Berprestasi Kabupaten Lamandau 2018. Namun siswa SD Sawit Multi Utama itu berhasil meraih predikat siswa teladan III. Seperti apa kisahnya?
“Ada beberapa soal yang bisa saya kerjakan dan ada beberapa mata pelajaran yang agak sulit,” tutur Gabriel, panggilan akrabnya, Kamis (19/4/2018).
Dalam seleksi itu para peserta memang menjalani tes tertulis untuk semua mata pelajaran, wawancara dalam bahasa Inggris, unjuk keterampilan, tes kepemimpinan, dan tentunya unjuk bakat dan minat.
Gabriel juga merasa sedikit gugup saat harus tampil berpidato memperkenalkan diri. “Saya gugup karena jarang berpidato di depan orang banyak,” kata Gabriel yang saat seleksi itu menampilkan seni kriya berupa anyaman berbahan sampah daur ulang.
Meski sempat mengalami kesulitan dan gugup saat mengikuti kegiatan yang diikuti 16 sekolah dasar di Kabupaten Lamandau ini, Gabriel pun bisa mendapatkan salah satu peringkat terbaik.
--page
"Sebelum berlomba Brilian Gabriel telah mengikuti serangkaian latihan yang dipersiapkan oleh guru kelasnya di sekolah dengan intensitas yang cukup sebagai bahan persiapan,” kata Wali Kelas IV SD Sawit Multi Utama Nurlaila Afriatul Janah. (RUSDIYANTO/m)
* Penulis adalah Jurnalis Warga








