SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara Sutrisno mengatakan kegiatan rapat gabungan bersama DPRD mengenai pembahasan LKPj bupati tahun anggaran 2017 sangat pentingan, mengingat adanya beberapa faktor, sehingga menyebabkan pihaknya terlambat untuk hadir pada jawal yang sudah diterapkan.

"Semuanya itu penting, tapi kalau di great tingkat kepentingannya itu memang yang pembahasan LKPj," ujar Sutrisno, Jumat (20/4/2018).

Kenapa pihaknya terlambat menghadiri rapat tersebut sudah disampaikan kepada pihak legislatif atau DPRD agar keterlambatan yang terjadi bisa dipahami.

"Bahkan saya jauh-jauh dari Buntok, hari Rabu itu acara forum koordinasi sekda se Indonesia langsung pulan ke sini karena pentingnya LKPj ini," ucapnya.

Lanjutnya, begitu sampai di Sukamara ternyata adanya kegiatan lain yang juga harus dibuka, sehingga pihaknya menunda terlebih dulu kegiatan rapat kabungan dan hadir pada acara HUT PKK.

--page

Sementara itu Ketua DPRD Sukamara, Edi Alrusnadi merasa kecewa atas keterlambatan eksekutif hadir saat ingin membahas LKPj Bupati Sukamara akhir tahun anggaran 2017, sehingga rapat gabungan tersebut terpaksa ditunda.

"Rapat gabungan legislatif dan eksekutif membahas LKPj bupati sukamara akhir tahun anggaran 2017 yang dijadwalkan Kamis 19 April gagal dilaksanakan," ucapnyai.

Edi menerangkan dibatalkannya rapat tersebut karena dirinya telah lama menunggu pihak eksekutif yang sedang menghadiri kegiatan PKK saat itu.

"Ketua DPRD dan anggota menunggu di ruang sidang sampai pukul 11.30 WIB, begitu dikonfirmasi ternyata pak sekda dan semua Kepala SKPD menghadiri acara PKK di aula bupati," ucapnya. (NORHASANAH/B-6)