BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat memberikan imbauan kepada para guru agar pada setiap memberikan materi tentang sejarah anak didik jangan sampai melupakan materi tersebut.
Karena setiap pembelajaran berkaitan dengan sejarah baik sejarah nasional maupun lokal, maka guru wajib memberikan materi tersebut kepada anak didik.
"Dalam memberikan materi tentang sejarah nasional meliputi pengenalan nama-nama pahlawan Indonesia dan untuk lokal meliputi sejarah dari Kotawaringin Barat seperti palagan sambi dan lainnya," kata Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar, Kartono, Jumat (20/4/2018).
Selain itu untuk sejarah lokal para guru bisa mengulas tentang sejarah kerajaan yang ada di Kotawaringin Barat. Untuk di zaman sekarang pelajaran untuk mengenal nama-nama tokoh masih ada dan sifatnya secara umum.
"Pelajaran pengenalan tokoh tersebut juga ada di pelajaran bahasa Indonesia, dan di IPS serta di ilmu pengetahuan umum. Untuk anak-anak zaman sekarang tidak seperti dulu, karena kalau dulu mereka sekaligus memahami para tokoh-tokoh tersebut. Untuk zaman sekarang masih ada sebagian yang belum mengerti tokoh-tokoh tersebut," ucapnya.
--page
Sehingga para guru harus mengulas tentang para tokoh itu, agar anak didik mengetahui dan paham tentang tokoh tersebut. (HARDI/B-6)








