MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh- Temuan situs bersejarah Benteng Goa atau Liang Daong di Desa Tongka, Kecamatan Gunung Timang, mendapat perhatian dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Barito Utara. 

Pihak Disbudparpora berencana mendatangi lokasi penemuan situs yang diyakini warga sebagai tempat perlawanan masyarakyat Dayak terhadap penjajah Belanda.

“Kepala Disbudparpora rencananya mendatangi tempat tersebut. Namun waktunya masih belum ditentukan,” kata Plt Kepala Bidang Kebudayaan Disbudparpora Barito Utara Iskandar Zulkarnain, Jumat (20/4/018).

Disampaikannya juga bahwa belum lama ini ada masyarakat dari Desa Tongka yang mendatangi kantor Disbudparpora. Masyarakat tersebut mengusulkan agar hutan di desa mereka dijadikan hutan adat.

“Sebab di hutan itu banyak terdapat kayu ulin. Jadi dengan ditetapkan menjadi hutan adat, warga berharap tidak ada aktivitas pembalakan kayu yang dapat merusak kelestarian hutan yang selama ini mereka jaga,” katanya.

--page

Selain mengusulkan hutan adat, beber Zulkarnain, masyarakat juga minta situs Benteng Goa atau Liang Daong dijadikan tempat wisata.

“Usulan masyarakat ini kita tampung. Rencana kita ke depan tempat itu akan dijadikan tempat wisata mengakomodasi usulan masyarakat,” ucapnya. (RAMADANI/B-3)