BORNEONEWS, Palangka Raya- Marion, musisi kebanggaan Kalimantan Tengah, menjumpai penggemarnya di Kota Palangka Raya, Jumat (20/4/2018) malam.
Jumpa penggemar itu digelar sebelum Marion meluncurkan album terbarunya dengan judul Takatek.
"Sebagai seniman lokal, saya tidak ingin lagu-lagu lokal kita tenggelam, hilang, dan terlupakan. Makanya saya usahakan terus berkarya dengan menggunakan bahasa Dayak," kata Marion.
Menurut dia, menjadi seniman itu tidak mudah. Banyak halangan yang harus dirinya hadapi selama 23 tahun perjalanan kariernya.
"Tetapi saya tidak menyangka apa yang saya lakukan dulu membuahkan hasil. Dulu saya buat lagu untuk mengungkapkan perasaan saja, tidak terpikirkan ternyata dapat dinikmati orang lain. Kemanapun saya melangkah, Brunei Darussalam, Malaysia, Australia, saya tidak malu membawakan lagu Saluang Kitik-Kitik, saya tidak malu menyanyikan lagu Buntis Maradona. Kita bisa berjuang sejajar dengan orang lain," tuturnya.
Besok, sambung dia, akan dilaksanakan peluncuran album terbarunya berjudul Takatek dalam gelaran Tri Voice.
"Harapan kami, dengan kegiatan ini anak-anak muda dapat tergugah untuk mencintai budaya mereka sendiri," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








