BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sedikintya 160 peserta terdiri dari siswa SD hingga SLTA se-Kabupaten Murung Raya (Mura) memeriahkan turnamen catur antarpelajar yang digagas Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Parpora) setempat.
Laporan ketua panitia Regita saat acara pembukaan turnamen catur, Jumat (20/4/2018), mengatakan, turnamen atur antar pelajar merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun.
Dimana pada pelaksanaan tahun 2018 ini, ada sebanyak 160 peserta mulai dari siswa SD hingga SLTA yang menjadi peserta turnamen yyang dilaksanakan hingga tanggal 22 April mendatang tersebut.
“Kegiatan dipusatkan di stadion mini, di mana didukung penuh oleh Percasi Mura” tuturnya.
Selain itu, Kepala Dinas Parpora ini juga menyampaikan turnamen catur antar pelajar dilaksanakan dalam rangka menggali dan mencari bibit berbakat dibiang olah raga catur.
--page
Khususnya kalangan pelajar, sehingga nanti diharapkan bisa dibina dan menjadi atlit catur yang mampu berprestasi baik di tingkat Provinsi, regional, nasional bahkan internasional dan mengharumkan nama Mura.
Sementara itu, sambutan Plt Bupati Mura H. Darmaji, SE saat membuka turnamen mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan atlit catur yang berbakat.
Namun kata H. Darmaji olah raga tidak hanya sekdar berkompetisi dan juga merebut juara, namunn makna lainnya adalah sarana menjadi silaturahmi persatuan dan kesatuan.
Oleh sebab itu, kepada seluruh peserta, Plt. Bupati mengharapkan turnamen catur antar pelajar tidak hanya sebagai ajang meraih prestasi, namun ajang mencari pengalaman, mencari teman dan mengasah kemampuan.
Karena atlit yang berprestasi adalah atlit yang selalu belajar dan menimba pengalaman terus menerus hingga menjadi matang.
--page
Selain itu, Plt. Bupati juga punya respon yang sangat positif terhadap olah raga catur khususnya di Kabupaten Mura.
Karena jelasnya, olah raga atur adalah olah raga berfikir dan cerdas bagaimana menyusun strategis. Sehingga tidak heran, atlit atlit catuur rata rata memili IQ yang tinggi dan juga cerdas.
Karena otaknya selalu dilatih untuk berfikir dan beferfikir, oleh sebab itu, olah raga Catur juga sebagai olah raga yang mampu mecerdaskan masyarakat, khususnya generasi generasi penerus.
“Pemerintah sangat respon terhadap perkembangan olah raga catur di mura, karena manfaatnya begitu besar, selain iitu filosofi yang ada dalam catur merupakan pembelajaran berharga dalam menerapkan khidupan sehari hari” tuturnya. (TRISNO/B-5)








