BORNEONEWS, Buntok – Anggota DPRD Barito Selatan James Janjam meminta pemerintah mengawasi pendistribusian BBM bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) secara ketat.
“Pengawasan ini untuk mengantisipasi antrean panjang tidak terulang kembali pada tahun 2018 ini,” kata James Janjam, Sabtu (21/4/2018).
Ia mengatakan, pengawasan sangat perlu dilakukan secara kontinyu agar proses pendistribusiannya sasaran.
Namun, lanjut dia, permasalahan sering terjadi yakni terkait kuota BBM subsidi dan non subsidi yang telah diatur besarannya. Akan tetapi realisasi di lapangan diduga tidak tepat sasaran.
Ia pun meminta, kepada aparat Kepolisian menindak tegas jika terbukti ada penyimpangan pendistribusian BBM bersubsidi.
--page
Seperti lanjut dia, dijual untuk kepentingan operasional perusahaan, termasuk jika memang adanya penimbunan BBM oleh oknum masyarakat. (URIUTU DJAPER/B-5)








