PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Sebanyak 212 peserta yang mengikuti orientasi fungsionaris Partai Golongan Karya Provinsi Kalimantan Tengah 2018 sempat terkejut. Pasalnya, sebelum acara dimulai mereka diwajibkan mengikuti tes urine.

Ketua Partai Golkar Provinsi Kalteng Ruslan AS mengatakan, sebanyak 212 peserta yang mengikuti orientasi memang sengaja dites urine tanpa pemberitahuan sebelumnya.

"Orientasi ini adalah bentuk Golkar untuk membina dan mencari kader terbaik. Untuk itu kami mewajibkan 212 tes urine tanpa pemberitahuan sebelumnya. Supaya peserta yang memakai atau mengonsumsi narkoba ketahuan," ujarnya, Sabtu (21/4/2018).

Saat ditanya kelanjutan bila ada kader Golkar yang terbukti menggunakan narkoba, H Ruslan menjawab, "Kami akan tegas untuk mengeluarkan yang bersangkutan dari Golkar bila memang terbukti."

Tidak hanya dikeluarkan, kader tersebut juga akan direhabilitasi supaya ke depannya bisa menjadi manusia yang lebih baik.

--page

Orientasi fungsionaris Partai Golkar dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Korbid PP Jawa dan Kalimantan DPP Partai Golkar Muhktarudin. (GAZALI/B-3)