BORNEONEWS, Palangka Raya – Panitia pemilihan rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) sudah memulai kembali tahapan Pilrek 2018-2022 dan Panitia Pilrek sudah menetapkan empat bakal calon Rektor.
Ini merupakan tahapan ulang pascatahapan Pilrek UPR yang dibatalkan beberapa waktu lalu, karena dianggap ada masalah dalam proses pelaksanaannya.
Empat bakal calon rektor yang ditetapkan adalah pertama, Dr. Andrie Elia, SE, M.Si. Kedua, Dr.Ir. Aswin Usop, M.Sc. Ketiga, Dr.Indrawan Permana, ST, MA. Dan terakhir Prof. Dr. Joni Bungai, M.Pd.
Sesuai jadwal penjaringan, sebenarnya pengumuman dan sosialisasi bakal calon rektor dimulai Senin (23/4/2018) hingga (9/5/2018). Namun acara penetapan bakal calon rektor dijadwalkan dua hari mulai 20 hingga 21 April 2018.
“Ya benar, telah ditetapkan Jumat (20/4/2018) sore, melalui keputusan rapat senat UPR,” terang sekretaris Senat UPR, Prof.Sulmin Gumiri, M.Sc dikonfirmasi Borneonews, Minggu (22/4/2018).
--page
Keputusan rapat senat itu kemudian dituangkan dalam Berita Acara nomor 10/SENAT-UPR/2018. Bersyukur, jumlah pendaftar memang berjumlah empat orang sehingga bisa disahkan. Sebab menurut ketentuan, jumlah bakal calon minimal harus berjumlah empat pendaftar.
Sementara itu, dalam jadwal tahap penjaringan yang ditandatangani panitia Pilrek Dr. Triawanti, M.Kes, pelaksanaan pengumuman penjaringan bakal calon rektor sudah dimulai pada 16-26 Maret 2018 dan pendaftaran mulai 27 Maret -14 April 2018. (ROZIQIN/B-2)








