SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTsN) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sempat mengalami gangguan sekitar 75 menit. Hal itu membuat panik para guru di sekolah tersebut.

"Kami sempat panik saat mengalami gangguan tersebut. Setelah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan, ternyata mengalami gangguan, server pusat yang down," ujar Kepala Sekolah MTsN Jumali, Senin (23/4/2018).

Dengan adanya hal tersebut, pelaksanaan UNBK pada sesi pertama yang seharusnya dilaksanakan pada pukul 7.30 WIB harus tertunda hingga pukul 8.45 WIB. Hal itupun berpengaruh pada sesi berikutnya yang juga ikut tertunda.

Apalagi dalam satu sesi UNBK dilaksanakan selama 85 menit. "Untuk per sesi ini sangat berpengaruh. Karena ada tiga sesi yang kami laksanakan. Sehingga untuk sesi kedua dan ketiga akan mundur juga," kata Jumali.

Sementara itu, di sekolah tersebut sedikitnya ada 295 siswa yang ikut UNBK. Pelaksanaan UNBK terbagi menjadi tiga ruangan dengan tiga sesi. Sedangkan untuk komputer dan jaringan internet tidak ada gangguan sama sekali.

--page

"Alhamdulillah untuk jaringan internet dan juga komputer aman, tidak ada kendala atau gangguan. Begitu juga dengan listrik, tidak ada pemadaman," terang Jumali. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)