BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Kapolres Barito Selatan, AKBP Eka Syarif Nugraha Husen meminta masyarakat bijak dan cerdas dalam mencerna suatu berita.

“Hal ini salah satu upaya untuk mencegah serta memerangi hoax atau berita bohong beredar di masyarakat maupun di media sosial,” kata Eka Syarif Nugraha Husen kepada Borneonews, Senin (23/4/2018).

Ia mengatakan, hoax atau berita bohong sesuatu yang merugikan bagi setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Telah banyak contoh, lanjut dia, konflik yang terjadi akibat hoax yang biasanya dimulai dari beredarnya berita tanpa diverifikasi oleh penyebarnya.

Tujuan dari pembuat berita tersebut yakni untuk menciptakan konflik. "Oleh karena itu saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Barito Selatan untuk memerangi hoax atau berita bohong,” ajak dia.

Ia menambahkan, jika menerima berita atau informasi di media sosial yang belum tentu kebenarannya cukup sampai diri sendiri. Jangan ikut-ikutan memposting atau menyebar berita dimaksud di media sosial.

--page

Laporkan saja kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan penindakan. “Hal ini karena kadang-kadang ada saja masyarakat yang ikut menyebarkan hoax karena menerima atau mengetahui informasi dari media sosial,” ucap dia.

Ia berpesan, dalam menggunakan media sosial haruslah bijak. Mengingat apa yang diunggah ke dunia maya akan meninggalkan jejak digital.  (URIUTU DJAPER/B-2)