BORNEONEWS, Sampit - Dari 1.470 peserta pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ternyata ada 4 orang yang tidak ikut ujian.
"Dari 1.470 siswa yang melaksanakan UNBK, ada 4 siswa yang tidak ikut ujian," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kotim Bima Eka Wardana, Senin (23/4/2018).
Empat siswa tersebut diantaranya adalah siswa SMPN 3 Sampit satu orang, dan siswa SMPN Muhammdiah Sampit satu orang.
Untuk SMPN Muhammdiah tidak mengikuti ujian karena sudah beberapa bulan terakhir tidak masuk sekolah. Pihak sekolah tersebut juga sudah melakukan pendekatan dengan yang bersangkutan bahkan menemui orangtuanya, namun tidak ada respon dan tetap saja tidak mengikuti ujian.
"Pihak sekolah sudah mendatangi orangtua siswa, agar anak tersebut ikut UNBK, namun tetap tidak mau turun untuk mengikuti ujian," kata Bima.
--page
Sedangkan untuk di SMPN 3, juga sudah tidak masuk sekolah dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan pihak sekolah sudah beberapa kali melayangkan surat panggilan. Namun tidak dihiraukan.
"Kami juga sudah mendatangi orangtuanya namun tidak ada respon. Bahkan tidak bisa bertemu dengan anak tersebut," terang Kepala Sekolah SMPN 3 Sampit Mulyadi.
Dirinya juga mengatakan bahwa siswa yang tidak ikut ujian tersebut juga dikarenakan kurangnya pengawasan orangtua. Sehingga agak sedikit bebas hingga tidak melanjutkan sekolahnya yang sebenarnya sudah masuk dslam tahap akhir. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








