BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun menyarakan kepada pemkab untuk menempatkan penjaga di setiap objek wisata. Agar fasilitas yang ada aman, tidak dirusak atau dicuri orang tidak bertanggungjawab.
Pernyataan itu disampaikan, Rimbun berkaitan dengan kerusakan dermaga Hutan Sagonta Kota belum lama ini, yang lantainya hilang karena dicuri.
Imbasnya, hal itu membahayakan dan menyulitkan wisatawan yang akan menuju Hutan Sagonta. Kondisi itu seharusnya tidak terjadi jika objek wisata ada penjaganya.
Dia berharap, dinas terkait bisa segera merekrut penjaga agar kejadian serupa tidak terulang. Selain penjaga, objek wisata juga harus ada pemandunya.
"Agar pengunjung atau wisatawan tidak tersesat selama berada di kawasan wisata," kata Rimbun, Senin (23/4/2018)
--page
Lebih lanjut Rimbun tenaga yang dipercaya sebagai penjaga maupun pemandu hendaknya warga sekitar objek wisata, sehingga bisa lebih bertanggung jawab.
"DPRD akan terus mendorong upaya pemerintah mengembangkan objek wisata dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan dan pendapatan daerah," kata dia.
"Kami harap peran serta masyarakat untuk mengembangkan wisata dengan menjaga dan melestarikannya," pungkas Rimbun. (NACO/B-11)








