SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berjalan lancar. Pelaksanaannya dijaga ketat agar tidak adanya kebocoran soal, atau hal-hal yang bisa mengganggu proses UNKP. Setiap sekolah ada satu polisi yang berjaga.

"Sejak pendistribusian soal pada Sabtu (21/4/2018), polisi sudah ditugaskan untuk melakukan pengawalan. Hingga pelaksanaan UN," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kotim Bima Eka Wardhana, saat memantau UNKP di MTs Darul Ma'rifah Sampit, Senin (23/4/2018). 

Sekolah yang melaksanakan UNKP di Kotim yakni mencapai 123 sekolah, dengan jumlah peserta sebanyak 7.116 siswa. 

Sebanyak 123 sekolah tersebut tidak bisa melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sebab, peralatan berupa komputer, dan juga listrik, serta jaringan yang belum memadai. 

"Memang untuk UNBK SMP sederajat hanya dilaksanakan tujuh sekolah. Lainnya, masih belum siap," kata Bima. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)