PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tarian Dadas khas Kalimantan Tengah dan alunan musik karungut ditampilkan di panggung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia, baru-baru ini. 

Tim penari Dadas ini dihadirkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng dalam rangka menyosialisasikan kegiatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Kabupaten Kapuas, pada 2-6 Mei 2016. Sementara Kadisbudpar Kalteng, Guntur Talajan bersama beberapa tokoh adat lainnya memainkan musik Karungut dengan alat musik kecapi.

Tarian Dadas membuka jumpa pers Festival Budaya Isen Mulang. Tarian Dadas adalah tarian adat masyarakat Dayak di Kalteng untuk meminta kesembuhan kepada Ranying Hatala Langit (Tuhan) bagi mereka yang sakit. Tarian ini biasanya dilakukan oleh dukun perempuan suku Dayak. 

“Nama Balean Dadas  diambil dari sebutan dukun perempuan, yang dalam masyarakat Dayak disebut Balean Dadas. Kami, selaku Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, dan beberapa tokoh adat memainkan alat musik tradisional Kalteng, kecapi," kata Guntur Talajan kepada borneonews.co.id, Selasa (24/4/2018).

Kedua penampilan ini, menurut Guntur, dapat menggambarkan kemegahan pelaksanaan FBIM yang telah dilaksanakan selama 25 tahun berturut-turut sejak 1993, dengan 20 jenis lomba. 

--page

Berikut rekaman Guntur Talajan saat masih berlatih di kantornya dan rekaman penampilan Karungut tersebut di Aula Balairung, Lantai 2 Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta. (TESTI PRISCILLA/m)