PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Desa adalah ujung tombak pembangunan daerah. Untuk itu melalui program dana desa padat karya tunai  Pemerintah Provinsi (Pemprov) ingin Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi lebih maju dan mandiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalteng, Hamka mengatakan saat membacakan laporan panitia rapat koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) sebagai langkah mengurangi kemiskinan di desa.

"Nantinya kita harapkan setelah rakor ini menghasilkan kesepakatan bersama mengahasilkan pembahasan dan pemahaman bersama dengan kongkrit mengenai pemanfaatan dana desa melalui padat dana tunai guna mendukung pemerintah memajukan Kalteng," ujar Hakma, Selasa (24/4/2018).

"Salah satu permasalahan yang ingin kita minimalisasi adalah pencegahan penyakit stunting, dan penyebab penyakit stunting adalah kekurangan gizi karena masih banyak masyarakat di desa kesulitan membeli makanan sehat," lanjutnya.

Hamka mengharapkan rakor P3MD secara tidak langsung meningkatkan ekonomis masyarakat, khususnya di desa.

--page

Pelaksana Tugas Sekertaris Daerah (Plt Sekda) Fahrizal Fitri mengtakan penyakit stunting harus diminimalisasi mengingat mengurasi kecerdasan anak hingga 20%. (GAZALI/B-6)