PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Melalui rapat koordinasi (Rakor) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), Pelaksana Tugas Sekertaris Daerah (Plt Sekda) Fahrizal Fitri mengharapkan bisa melahirkan program untuk antisipasi penyakit stunting mengingat dapat menghambat kemajuan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Fahrizal menjelaskan maksud menghambat kemajuan Kalteng adalah setiap anak yang terkena penyakit stunting kecerdasannya berkurang hingga 20 persen.

"Harapannya kita bersama bisa menghindari penyakit stunting, khususnya hasil dari program rakor ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga penyakit stunting atau penyakit kekurangan gizi bisa diatasi atau setidaknya diminimalisasi," jelas Fahrizal, Selasa (24/4/2018).

"Penyakit stunting sangat berbahaya karena kecerdasan anak yang menderita akan berkurang hingga 20 persen, kalau kita biarkan maka kita membiarkan calon-calon pemimpin penerus di Kalteng berkurang hingga 20 persen," lanjutnya.

Selanjutnya Fahrizal mengharapkan hasil dari Rakor bisa menjadi jembatan antar pemerintah provinsi dan pemerintah desa agar mempermudah pemantauan perkembangan desa. (GAZALI/B-6)