BORNOENEWS, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri mengatakan bahwa ada warga yang mengeluhkan kepada dewan tentang pelayanan kesehatan.
Keluhan tersebut datang dari peserta BPJS yang tidak dilayani karena alamat tidak sama dengan data dari BPJS.
Menurut Tajeri, hal itu sangat merugikan bagi masyarakat miskin yang ingin mendapatkan pelayanan. “Tentunya ini menjadi perhatian kami,” ungkapnya, Selasa(24/4/2018).
Dikatakannya, bahwa hal in hendaknya ditindaklanjuti oleh dinas kesehatan dan BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, Robansyah mengatakan apabila ada terjadi hal tersebut, diminta untuk datang ke dinas kesehatan atau BPJS untuk memverikasi hal tersebut.
--page
Menurut Robansyah, pada penerbitan kartu BPJS tentunya sesuai dengan KTP dan KK yang diserahkan oleh calon peserta.
“KTP dan KK merupakan syarat dan data untuk menjadikan warga menjadi peserta BPJS, tuntunya sangat kecil kemungkinan adanya kesalahan dan pihak dinas Kesehatan, kami hanya menyerahkan data berdasarkan KK dan KTP yang warga ke pihak BPJS,” katanya.
Apabila peserta tersebut ada, jelas dia, datang ke dinas kesehatan, dan pihaknya akan memfasilitasi peserta tersebut untuk menyingkronkan data ke kantor BPJS Kesehatan. (RAMADHANI/B-6)








