SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun berharap ujian nasional tingkat SMP bisa diikuti semua peserta. Dan agar kesempatan itu diberikan kepada siswa yang sakit maupun yang tersandung kasus pidana.

"Bagi yang sedang sakit saat ini hendaknya dijadwalkan ikut ujian ulang nantinya. Termasuk jika ada yang terjerat pidana," kata Rimbun, Selasa (24/4/2018).

Rimbun berharap, dalam pelaksanaan ujian ini tidak ada siswa yang tertinggal jadi peserta. Semuanya harus ikut, karena UN merupakan tahapan terakhir akhir mendapatkan ijazah untuk tingkat pendidikan selanjutnya.

Rimbun juga meminta agar sekolah bisa memberikan gambaran bagi pelajar SMP. Sehingga saat lulus tidak salah menentukan pilihannya, SMK, SMA, atau Madrasah Aliyah.

"Saya cenderung melihat  anak-anak kita ini tidak ada pegangan dan arahan dari sekolahnya, untuk pemilihan program pendidikan setelah mereka lulus SMP," tegasnya.

--page

Maka dari itu sangat penting agar mereka ada tujuannya sehingga paham. "Misalnya ingin masuk SMK jurusannya banyak tinggal pilih saja," pungkas Rimbun. (NACO/B-11)