SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jaringan listrik di Desa Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur diperkirakan operasional pada awal Mei 2018. Jaringan listrik itu sebelumnya sempat mangkrak bertahun-tahun.

Marwinsyah, Manager PT PLN UPP Pembangkit dan Jaringan Kalimanan Bagian Tengah 3 mengatakan, jaringan di Bagendang terdapat 119 saluran udara tegangan tinggi (SUTT). Jika operasional, itu akan melayani usaha di berbagai sektor di wilayah itu baik sektor perkebunan, masyarakat dan lain sebagainya.

"Terutama nantinya jaringan itu akan melayani Pelindo dan pabrik di sana. Dimana kita punya empat penyulang, dua ke arah Sampit, dua ke arah Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan," kaya Marwinsyah, rabu (25/4/2018).

Terhubungnya jaringan listrik di sana tentu akan mendongkrak  perekonomian karena sudah ada investor yang ingin membuat pabrik dan industri dari kelapa. Saat ini industri itu belum terlaksana karena terhambat pasokan listrik.

Marwinsyah melanjutkan, kemampuan listrik itu sebesar 20 MVA. Secara bertahap, travo akan ditambah sehingga jika ada yang menambah daya tentu dapat diakomodasi melalui layanan jaringan tersebut.

--page

"Selama ini ada yang mau tambah daya, namun tidak bisa karena kapasitas saat ini terbatas, jadi tertahan," tandasnya. (NACO/B-2)