SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sehari setelah dilaksanakan ujian nasional (UN) mata SMP pelajaran Matematika akun Instagram Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, @kemdikbud.ri, dihujani keluhan siswa karena menilai soal yang diujikan terlalu sulit. 

Hingga Rabu (25/4/2018) ini, komentar dalam satu postingan mencapai 33.590.

Keluhan tersebut disampaikan karena soal yang diberikan sangat jauh dengan pelajaran atau kisi-kisi yang sudah disiapkan atau pelajari selama ini. 

Seperti akun @stefichristyyy, "Saya cuma mau bilang makasihya buat pembuat soal UNBK Matematika SMP. Dan hanya mau review, itu kapal kan mau jalan dari ujung laut sampai ujung laut lagi. Terus bapak ibu nyuruh saya ngitung jaraknya gitu. Kalau saya ngitung dengan cara akurat sih, ya saya harus kelautnya. Kalau seperti mengapa ibu bapak tega membuat anak-anak bangsa kita ini yang mati karena hanya menghitung jarak kapal tersebut. Mohon penjelasannya pak."

Ada juga salah satu akun bernama @nkaulia62, "Pak saya saran ini, saya ingin banggain orangtua dengan prestasi. Namun untuk soal Matematika ternyata sangat dulit dan membuat otak saya mikir sampe bolak-balik, gara-gara ngitung mercusuar. Salam manis senyum saya, kita masih sahabat kok."

--page

Tidak hanya itu, akun lainnya juga mengeluhkan soal matematika, seperti akun @kdkmia_ menuliskan, "Saya belum bisa move on dari soal matematika yang begitu amat gampang, saking gampangnya saya sampai ngerjain enggak liat soal, begitu seninya saya, sampai-sampai saya menulis indah diatas ljk."

Sejumlah siswa berpendapat bahwa UN tahun ini terlalu dipaksakan dan tidak siap. Ditambah banyak soal yang tidak komplit, ditambah waktu terbatas. Sehingga siswa banyak soal yang belum sempat dijawab.

Pelaksanaan UN tahun ini juga mengikuti kurikulum K13. Yang mana siswa dituntut aktif dalam belajar, begitu juga dengan para gurunya. Sehingga siswa hanya banyak berdoa agar nilai mereka tetap bagus. Sehingga bisa masuk ke Sekolah Menengah Atas (SMA) favorit. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)