SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Alami pendarahan dan trauma yang berat di bagian kepala, Samhari, pengendara sepeda motor Yamaha Vixion KH 5322 LN yang terkapar setelah menabrak mobil Toyota Kijang DA 7708 Al, akhirnya tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Salah seorang tim medis RSUD Murjani Sampit mengatakan, korban meninggal dunia beberapa jam setelah dirawat. Korban mengalami trauma benda tumpul di bagian kepala hingga terjadi pendarahan yang mengganggu sistem syaraf diotaknya.

"Pasien sudah meninggal dunia pada Selasa (23/4/2018) sekitar pukul 17.45 WIB. Ada benturan di kepala yang mengenai otak kecilnya. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan usaha penyembuhan, namun Tuhan lebih memilih pasien untuk berpulang," ucap salah seorang tim medis yang sempat merawat korban, Rabu (24/4/2018).

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jasad korban langsung dibawa pulang oleh keluarganya ke kediamannya di Gang Kutilang, Jalan Antang Barat 3, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Kotawaringin Timur, untuk segera menjalani prosesi pemakaman.

--page

Korban mengalami kecelakaan lalu lintas pada Selasa hari, di Jalan HM Arsyad Km 8, Sampit. Saat arus lalu lintas jalan sedang dalam keadaan sepi. Kejadian itu bermula saat kendaraan mobil yang dikemudikan Wisnu Pamungkas  hendak menyeberang ke ruas jalan kanan (Sampit - Samuda).

Saat mobil berada di posisi tengah, tiba-tiba korban datang dari arah Sampit menuju Samuda menggunakan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Lantaran jarak yang dekat, laju motor pun tidak dapat di hentikan dan menabrak bagian kanan mobil tersebut.

Samhari terpental dan terjatuh hingga tak sadarkan diri. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian kepala. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)