BORNEONEWS, Muara Teweh – Gaji guru honor di Kabupaten Barito Utara masih kecil. Hal ini menyita perhatian anggota DPRD Barito Utara Mustafa Joyo Mushtar.
Menurut Mustafa, upah untuk guru honor di Kabupaten Barito Utara saat ini masih terlalu rendah yakni hanya Rp500 ribu per bulan.
“Dengan upah Rp500 ribu per bulan, dirasa sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan para guru honor. Di samping itu ada guru yang harus menempuh jarak jauh untuk menuju sekolah,” katanya, Rabu (25/4/2018).
Ia berharap, upah atau gaji guru honor bisa dinaikkan minimal sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK). “Paling tidak, minimal Rp1 juta per bulan,” ucapnya.
Kesejahteraan guru honor, lanjut dia, harus diperhatikan. Karena guru honor membantu mengisi kekurangan tenaga pengajar. Selain itu, membantu meningkatkan pembangunan dalam dunia pendidikan di Kabupaten Barito Utara.
“Banyak guru honorer yang lebih aktif ketimbang guru yang telah berstatus PNS. Sehingga pemerintah perlu memperhatikan nasib para guru honor,” pintanya. (RAMADANI/B-3)








