MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Pengelolaan dan perawatan lanting pelabuhan yang diserahkan ke setiap desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Barito Utara belum maksimal.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Tajeri, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, khususnya Dinas Perhubungan, perlu menggalakan sosialisasi agar anggaran yang sudah digelontorkan untuk pembangunan lanting pelabuhan tidak mubazir.

Selain itu, pembangunan pelabuhan di setiap desa harus memperhatikan lokasi yang tepat. “Sehingga pelabuhan dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Untuk itu, pembangunan pelabuhan perlu didukung oleh ketepatan dalam menentukan posisi,” katanya.

Disampaikannya pula, akses darat di Barito Utara sejauh ini masih kekurangan terminal antardesa. Ia pun menyarankan agar Dinas Perhubungan segera membangun terminal antardesa.

“Sehingga akses masyarakat dapat maksimal yang dapat menumbuhkan pembangunan dan kesejehtaraan masyarakat,” tegasnya. (RAMADANI/B-3)