BORNEONEWS, Muara Teweh– Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Barito Tengah Unit VI dan VIII Kabupaten Barito Utara bekerja sama dengan perusahaan pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) menggelar Sosialisasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Rabu (25/4/2018).
Sosialisasi itu dibuka Camat Teweh Baru Ajirni. Camat dalam sambutannya berharap sosialisasi itu terus dilakukan. Tidak hanya di satu desa tetapi di setiap desa.
Ia juga mengharapkan semua warga dan perusahaan menghentikan pembakaran secara kecil dan besar karena berdampak negatif terhadap kelangsungan hidup ekosistem.
“Saya berharap kegiatan dalam rangka upaya pengendalaian karhutla terus dilaksanakan untuk menekan timbulnya titik api dan kesiapsiagaan dalam penanggulangannya,” sebut Ajirni.
Sementara itu, Kepala KPHP Barito Tengah Unit VI dan VII, Baharuddinsyah, menurutkan bahwa KPHP turut berperan dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
--page
Karenanya, KPHP berharap masyarakat berperan serta aktif dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui lembaga Masyarakat Peduli Api (MPA).
“KPHP Barito Tengah pada tahun ini melaksanakan kegiatan patroli rutin pengendalian karhutla dan akan memfasilitasi pembentukan Masyarakat Peduli Api di setiap desa,” ujarnya.
Selain itu, perusahaan pemegang izin kehutanan, perkebunan, dan pertambangan yang ada agar menyiapkan personel serta sarana dan prasarana yang memadai demi mengantisipasi karhutla. Juga turut memfasilitasi terbentuknya MPA di sekitar wilayah kerja mereka.
Sebab, kebakaran hutan dan lahan merupakan permasalahan dari pusat sampai daerah. "Sehingga sangat diperlukan kerja sama pemerintah di semua tingkatan sampai ke masyatakat luas mengingat dampaknya terhadap kerugian ekologi, ekonomi, kesehatan, serta nama baik negara," tegasnya. (RAMADANI/B-3)








