PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ujian mata pelajaran matematika dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menjadi tantangan tersendiri bagi pelajar SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun.

Karena anak-anak juga mengalami kesulitan dalam menjawab soal tersebut, tapi di sisi lain mata pelajaran matematika sudah sesuai kurikulum.

"Untuk secara teknis dari hari pertama UNBK sampai hari terakhir tidak ada kendala apa-apa semuanya berjalan lancar saja. Untuk antisipasi hal tersebut kita juga sudah melaksanakan bimbingan belajar dari Januari sampai Maret 2018,," kata Kepala SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun, Soni Yardawati, Kamis (26/4/2018).

Ia mengatakan untuk jumlah perserta masih sama dari hari pertama sampai hari terakhir berjumlah 29 orang. Mereka tidak ada yang izin maupun sakit.

Untuk kedepannya terkait mata pelajaran matematika ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi SMP Pangkalan Bun, siswa dan orang tua.

--page

"Saya juga mengakui untuk mata pelajaran tersebut para siswa juga mengalami kesulitan. Selain itu peran orang tua juga sangat di perlukan agar mereka juga dilakukan les tambahan di luar sekolah untuk meningkatkan kemampuannya, sehingga selain bimbel dari sekolah juga les tambahan dari orang tua melalui lembaga kursus," ucapnya.

Karena untuk kompetisi terutama mata pelajaran matematika sudah sesuai dengan yang ada di kurikulum. (HARDI/B-6)