BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Pelajar SMP di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) diminta jangan mengkhawatirkan soal ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
Pasalnya, penentuan kelulusan bukan dari hasil UNBK melainkan berasal dari pertimbangan dewan guru di sekolah masing-masing.
"Kita sudah menerapkan sistem ini selama dua tahun. Soal UNBK itu untuk pemetaan saja atau lebih tepatnya mengukur kualitas sekolah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Sehingga UNBK diharapkan bisa membuat pelajar jujur dan disiplin," kata Kabid Pembinaan SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kobar Sunari, Kamis (26/4/2018).
Ia melanjutkan, meski nilai UNBK pelajar tersebut kurang, itu bisa ditambah dari nilai keaktifan pada saat mengikuti pelajaran di sekolah. Sehingga bila berkelakuan baik dan selalu mengikuti pelajaran kemungkinan untuk lulus itu ada.
"Karena UNBK itu tidak menjadi patokan dalam menentukan kelulusan. Yang menentuka kelulusan itu dewan guru di sekolah. Sehingga pelajar tidak perlu terlalu khawatir terkait masalah soal tersebut, khususnya mata pelajaran matematika," ucapnya.
--page
Pelaksanaan UNBK, lanjutnya, untuk mengajarkan peserta didik menjadi pribadi yang jujur dan disiplin. Untuk masalah kebocoran soal, sejauh ini tidak ada karena soal langsung dari server Kementerian Pendidikan. (SARJITO/B-3)








