PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Gerakan Nasional Orang Tua Membaca Buku (Gernas Baku) digalakkan untuk memperkuat hubungan antara anak dan orang tua.

Di era digital saat ini, hanya sedikit orang tua yang mempunyai waktu bercerita kepada anak, baik dengan membaca dongeng maupun buku bacaan lainnya.

"Waktu zaman saya dulu orang tua sering menceritakan dongeng atau cerita lainnya. Sampai sekarang cerita itu masih terekam di dalam ingatan. Sehingga dengan adanya gerakan Gernas Baku ini diharapkan dapat meningkatkan lagi hubungan antara orang tua dan anak," kata Kepala TK Negeri Pembina Pangkalan Bun Juairiyah, Kamis (26/4/2018).

Ia juga berharap, Gernas Baku bisa menggugah orang tua untuk menyadari betapa pentingnya membacakan cerita untuk anak. Sebab, secara tidak langsung akan memotivasi anak untuk lebih giat membaca.

Cerita yang disampaikan bisa beragam, seperti tentang tokoh hebat yang dapat memberi inspirasi bagi anak.

--page

"Sehingga nilai edukasi yang diterima anak itu sangat tinggi. Seperti halnya cerita Timun Mas, yang menceritakan bila kita berbuat baik, kita akan menerima hal yang baik juga begitu juga sebaliknya," tutur Juairiyah.

Yang menjadi kekhawatiran sekarang ini, katanya, anak-anak sangat jarang membaca buku. Sehingga Gernas Baku diharapkan menjadi pancingan bagi anak untuk memulai langkah awal gemar membaca. (SARJITO/B-3)