SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga Jalan HM Arsyad Km 5 Desa Telaga Baru, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) sempat mendengar teriakan "Allahu akbar" sebelum akhirnya menemukan pria ini sudah dalam keadaan tewas kesetrum listrik.

"Kejadian awalnya kami kurang tahu. Kabarnya Musji sedang memperbaiki kabel listriknya. Tiba-tiba saja ada teriakan Allahu Akbar yang cukup keras," ucap Muhajirnur ketua RT setempat.

Musji (55) tahun ditemukan tewas kesetrum saat memperbaiki jaringan kabel listrik di rumahnya, Kamis (26/4/2018).

Sontak suara teriakan Allahu Akbar tersebut membuat warga bergegas mencari sumbernya.

Saat diperiksa di sekitar rumah korban, warga menemukan kakek ini sudah terkapar di atas tanah yang ada genangan airnya.

--page

Warga terlebih dahulu memeriksa lingkungan sekitar dan menemukan adanya kabel yang tersambung. Melihat hal tersebut, warga tidak berani mendekat, mereka langsung menghubungi pihak kepolisian dan PMI setempat.

Belakangan diketahui, saat itu korban sedang membenarkan kabel listrik yang terhubung ke rumahnya. Diketahui kabel tersedung dalam keadaan putus selama dua hari. Diduga korban tersetrum aliran listrik hingga menghempasnya ke tanah dan kehilangan nyawa. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)