BORNEONEWS, Sampit - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar simulasi penanganan bencana kebakaran di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Sampit, Kamis (26/4/2018).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Kesiapsiagaan Nasional Penanggulangan Bencana 2018, yang dilaksanakan serentak di Indonesia. Adapunya temanya, "Membangun kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana."
"Kegiatan ini kami lakukan, agar siswa sudah tahu tata cara penanggulangan kebakaran dan sejumlah tindakan di posko. Sehingga bisa diterapkan kalau sewaktu-waktu terjadi bencana," kata Kepala BPBD Kotim M Yusup, Kamis (26/4/2018).
BPBD Kotim sebagai instansi pemerintah yang bertanggungjawab dalam penanganan bencana, memberikan pemahaman pentingnya penanggulangan kebakaran, termasuk kebakaran lahan sebelum meluas.
"Kami tidak ingin lagi kebakaran lahan besar seperti pada 2015 terjadi kembali. Dan sebelum memasuki musim kemarau, kami akan giat melakukan sosialisasi sebagai bentuk penanggulangan bencana," kata Yusup.
--page
Dia mengatakan, berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, Kotim saat ini sedang memasuki puncak musim hujan. Dan pada Mei 2018 mendatang, akan memasuki musim kemarau.
"Mudah-mudahan sosialisasi dan simulasi penanganan kebakaran ini bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat," harap Yusup. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








