BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menyerukan menjaga kamtibmas di daerah ini. Apalagi saat ini sudah mendekati pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan presiden (Pilpres). Sehingga ketertiban masyarakat harus terjaga.
"Tidak hanya pemilu saja, sebentar lagi juga memasuki bulan suci Ramadan. Sehingga kita harus sama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kotim ini," ujar Komandan Satpol PP Kotim Rodi Kamislam, Jumat (27/4/2018).
Dirinya juga mengatakan, jangan sampai dengan adanya pemilu, kerukunan masyarakat Kotim terpecah belah.
Pihaknya juga sudah memberikan penyuluhan kepada sejumlah masyarakat, hingga tingkat kelurahan, desa, RT dan RW. Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan agar keamanan dan ketertiban selalu terjaga.
Ketua RT dan RW diharapkan menjadi pelopor mengajak warganya untuk peduli dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing. "Situasi yang kondusif sangat penting guna memberi rasa aman dan nyaman pada masyarakat. Khususnya bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah pada bulan suci Ramadan," kata Rodi.
--page
Dirinya juga mengatakan, masyarakat harus bisa menghilangkan kegiatan yang bisa menimbulkan keresahan sesama. Meski Kotim tidak ikut melaksanakan pemilihan kepala daerah, kondisi keamanan dan ketertiban harus tetap dijaga, termasuk mengantisipasi imbas situasi daerah lain karena dua kabupaten tetangga menggelar pemilihan kepala daerah yaitu Seruyan dan Katingan.
"Persiapan pemilu serentak 2019 juga harus diantisipasi agar tidak meningkatkan suhu politik dierah ini," ungkap Rodi. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








