PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sekretaris Komisi B DPRD Kotawaringin Barat, Rahmad menegaskan agar pendataan untuk pendistribusian gas elpiji subsidi untuk Kecamatan Kumai lebih akurat. Sehingga warga yang berhak menerima elpiji kebagian.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Borneonews ada sebagian masyarakat yang tidak mendapatkan jatah elpiji di pangkalan, sehingga masyarakat yang mengantre pulang dengan tangan kosong.

"Saya menegaskan agar pihak terkait melakukan pendataan agar lebih akurat, warga yang tidak mampu bisa menerima jatah pembagian elpiji. Untuk pembagian elpiji ini menggunakan kartu pengendali yang hanya dibagi kepada masyarakat tidak mampu," kata Rahmad, Jumat (27/4/2018).

Dia mengatakan, untuk pendistribusian kartu ini sudah cukup baik, tinggal saat ini yang perlu perhatian itu terkait pendataannya. Jangan sampai ada warga yang mampu terdaftar dalam pembagian elpiji sehingga warga yang tidak mampu tidak kebagian.

"Selain itu diharapkan juga pangkalan jangan bermain-main di belakang dengan para pengecer elpiji tersebut. Karena yang membuat harga elpiji melambung tinggi itu karena pengecer tersebut yang menjual kembali elpiji dari pangkalan," ucapnya. (HARDI/B-6)